Peta transportasi umum terpampang di trotoar Cikini yang telah direvitalisasi, Jakarta, Rabu, 27 Oktober 2021. Trotoar Cikini dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk pejalan kaki dan penyandang disabilitas, seperti blok pemandu tunanetra, bidang miring, tempat duduk, penunjuk arah, peta transportasi umum, dan spot kolaborasi seni. TEMPO/Daniel Christian D.E

Fasilitas tempat duduk di trotoar Cikini yang telah direvitalisasi, Jakarta, Rabu, 27 Oktober 2021. Trotoar Cikini dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk pejalan kaki dan penyandang disabilitas, seperti blok pemandu tunanetra, bidang miring, tempat duduk, penunjuk arah, peta transportasi umum, dan spot kolaborasi seni. TEMPO/Daniel Christian D.E

Wajah baru trotoar Cikini yang telah direvitalisasi, Jakarta, Rabu, 27 Oktober 2021. Revitalisasi dilakukan pada trotoar sepanjang 10 kilometer dengan melebarkan trotoar yang mulanya hanya 1,5 sampai 3 meter kini menjadi 4 sampai 7 meter. TEMPO/Daniel Christian D.E

Wajah baru trotoar Cikini yang telah direvitalisasi, Jakarta, Rabu, 27 Oktober 2021. Revitalisasi dilakukan pada trotoar sepanjang 10 kilometer dengan melebarkan trotoar yang mulanya hanya 1,5 sampai 3 meter kini menjadi 4 sampai 7 meter. TEMPO/Daniel Christian D.E

Wajah baru trotoar Cikini yang telah direvitalisasi, Jakarta, Rabu, 27 Oktober 2021. Revitalisasi dilakukan pada trotoar sepanjang 10 kilometer dengan melebarkan trotoar yang mulanya hanya 1,5 sampai 3 meter kini menjadi 4 sampai 7 meter. TEMPO/Daniel Christian D.E

Wajah baru trotoar Cikini yang telah direvitalisasi, Jakarta, Rabu, 27 Oktober 2021. Revitalisasi dilakukan pada trotoar sepanjang 10 kilometer dengan melebarkan trotoar yang mulanya hanya 1,5 sampai 3 meter kini menjadi 4 sampai 7 meter. TEMPO/Daniel Christian D.E