Lonjakan Kasus Covid-19, Shanghai di Lockdown Bertahap

Seorang pekerja dengan pakaian pelindung berjalan di pintu masuk ke terowongan yang mengarah ke daerah Pudong di seberang sungai Huangpu, setelah pembatasan lalu lintas jalan raya saat lockdown untuk menahan lonjakan COVID-19 di Shanghai, Cina 28 Maret 2022. Rekor 3.450 kasus COVID tanpa gejala dilaporkan di Shanghai pada hari Minggu, terhitung hampir 70% dari total nasional, bersama dengan 50 kasus bergejala, kata pemerintah kota. REUTERS/Aly Song
Seorang pekerja dengan pakaian pelindung berjalan di pintu masuk ke terowongan yang mengarah ke daerah Pudong di seberang sungai Huangpu, setelah pembatasan lalu lintas jalan raya saat lockdown untuk menahan lonjakan COVID-19 di Shanghai, Cina 28 Maret 2022. Rekor 3.450 kasus COVID tanpa gejala dilaporkan di Shanghai pada hari Minggu, terhitung hampir 70% dari total nasional, bersama dengan 50 kasus bergejala, kata pemerintah kota. REUTERS/Aly Song

28 Maret 2022 00:00 WIB

Pekerja menggunakan pakaian pelindung berdiri saat pembatasan lalu lintas jalan raya di tengah lockdown untuk menahan penyebaran COVID-19 di Shanghai, Cina 28 Maret 2022. Secara nasional, ada 5.134 kasus baru tanpa gejala dan 1.219 kasus pada hari Minggu. REUTERS/Aly Song
Pekerja menggunakan pakaian pelindung berdiri saat pembatasan lalu lintas jalan raya di tengah lockdown untuk menahan penyebaran COVID-19 di Shanghai, Cina 28 Maret 2022. Secara nasional, ada 5.134 kasus baru tanpa gejala dan 1.219 kasus pada hari Minggu. REUTERS/Aly Song

28 Maret 2022 00:00 WIB

Pekerja menggunakan APD berbicara melalui megafon saat mengarahkan penduduk untuk melakukan pengujian asam nukleat di tengah pandemi COVID-19 di Shanghai, Cina 26 Maret 2022. Pada hari Senin, Shanghai enutup jembatan dan terowongan, serta membatasi lalu lintas jalan raya untuk menahan lonjakan kasus COVID-19. REUTERS/Aly Song
Pekerja menggunakan APD berbicara melalui megafon saat mengarahkan penduduk untuk melakukan pengujian asam nukleat di tengah pandemi COVID-19 di Shanghai, Cina 26 Maret 2022. Pada hari Senin, Shanghai enutup jembatan dan terowongan, serta membatasi lalu lintas jalan raya untuk menahan lonjakan kasus COVID-19. REUTERS/Aly Song

28 Maret 2022 00:00 WIB

Pekerja menggunakan alat pelindung diri (APD) saat berada di area yang lockdown di tengah pandemi COVID-19 di Shanghai, Cina 26 Maret 2022. REUTERS/Aly Song
Pekerja menggunakan alat pelindung diri (APD) saat berada di area yang lockdown di tengah pandemi COVID-19 di Shanghai, Cina 26 Maret 2022. REUTERS/Aly Song

28 Maret 2022 00:00 WIB

Seorang pria melakukan tes di tempat pengujian asam nukleat darurat di area yang lockdown di tengah pandemi COVID-19, di Shanghai, Cina, 26 Maret 2022. REUTERS/Aly Song
Seorang pria melakukan tes di tempat pengujian asam nukleat darurat di area yang lockdown di tengah pandemi COVID-19, di Shanghai, Cina, 26 Maret 2022. REUTERS/Aly Song

28 Maret 2022 00:00 WIB

Polisi menggunakan pakaian pelindung berjaga-jaga di pintu masuk terowongan yang mengarah ke daerah Pudong setelah lockdown untuk menahan penyebaran COVID-19 di Shanghai, Cina 28 Maret 2022. REUTERS/Aly Song
Polisi menggunakan pakaian pelindung berjaga-jaga di pintu masuk terowongan yang mengarah ke daerah Pudong setelah lockdown untuk menahan penyebaran COVID-19 di Shanghai, Cina 28 Maret 2022. REUTERS/Aly Song

28 Maret 2022 00:00 WIB