Sejumlah Mahout (pawang) memasangkan kalung GPS (GPS Collar) pada leher seekor Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) liar berjenis kelamin betina di kantong habitat Sugihan-Simpang Heran yang berada di area konsesi mitra pemasok APP Sinar Mas PT Bumi Andalas Permai (BAP), Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Jumat 13 Mei 2022. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan bersama APP Sinar Mas dan Lembaga Swadaya Masyarakat Perkumpulan Jejaring Hutan Satwa (PJHS) memasang dua kalung GPS pada dua ekor gajah sumatera liar berjenis kelamin betina bernama Meilani berusia 40 tahun dengan berat 2.812 kg dan Meisi berusia 30 tahun dengan berat 2.545 kg yang bertujuan untuk memantau pergerakan satwa sebagai upaya dari mitigasi konflik. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Sejumlah Mahout (pawang) memasangkan kalung GPS (GPS Collar) pada leher seekor Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) liar berjenis kelamin betina di kantong habitat Sugihan-Simpang Heran yang berada di area konsesi mitra pemasok APP Sinar Mas PT Bumi Andalas Permai (BAP), Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Jumat 13 Mei 2022. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan bersama APP Sinar Mas dan Lembaga Swadaya Masyarakat Perkumpulan Jejaring Hutan Satwa (PJHS) memasang dua kalung GPS pada dua ekor gajah sumatera liar berjenis kelamin betina bernama Meilani berusia 40 tahun dengan berat 2.812 kg dan Meisi berusia 30 tahun dengan berat 2.545 kg yang bertujuan untuk memantau pergerakan satwa sebagai upaya dari mitigasi konflik. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Sejumlah Mahout (pawang) memasangkan kalung GPS (GPS Collar) pada leher seekor Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) liar berjenis kelamin betina di kantong habitat Sugihan-Simpang Heran yang berada di area konsesi mitra pemasok APP Sinar Mas PT Bumi Andalas Permai (BAP), Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Jumat 13 Mei 2022. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan bersama APP Sinar Mas dan Lembaga Swadaya Masyarakat Perkumpulan Jejaring Hutan Satwa (PJHS) memasang dua kalung GPS pada dua ekor gajah sumatera liar berjenis kelamin betina bernama Meilani berusia 40 tahun dengan berat 2.812 kg dan Meisi berusia 30 tahun dengan berat 2.545 kg yang bertujuan untuk memantau pergerakan satwa sebagai upaya dari mitigasi konflik. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Sejumlah Mahout (pawang) memanggul kalung GPS (GPS Collar) untuk dipasangkan ke leher Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) liar di kantong habitat Sugihan-Simpang Heran yang berada di area konsesi mitra pemasok APP Sinar Mas PT Bumi Andalas Permai (BAP), Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Jumat 13 Mei 2022. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan bersama APP Sinar Mas dan Lembaga Swadaya Masyarakat Perkumpulan Jejaring Hutan Satwa (PJHS) memasang dua kalung GPS pada dua ekor gajah sumatera liar berjenis kelamin betina bernama Meilani berusia 40 tahun dengan berat 2.812 kg dan Meisi berusia 30 tahun dengan berat 2.545 kg yang bertujuan untuk memantau pergerakan satwa sebagai upaya dari mitigasi konflik. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi



Selengkapnya