Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar (kiri) memasuki ruang sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, (30/1). Akil menjadi saksi dengan terdakwa Chairun Nisa, terkait kasus suap pengurusan sengketa pilkada Gunung Mas Kalimantan Tengah. TEMPO/Dasril Roszandi

Chairun Nisa (kiri), anggota DPR dari Partai Golkar, memperhatikan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar yang sedang memberikan kesaksian pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, (30/1). TEMPO/Dasril Roszandi

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar (kanan) menjadi saksi dalam sidang terdakwa Chairun Nisa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, (30/1). Chairun Nisa bersama Akil Mochtar dan Hambit Bintih diduga terlibat dalam suap pengurusan sengketa pilkada Gunung Mas Kalimantan Tengah. TEMPO/Dasril Roszandi

Dari kiri: Ketua DPD golkar Palangkaraya Rusliansa, Akil Mochtar dan Jaya S. Monong saat menjadi saksi dalam sidang dengan terdakwa Chairun Nisa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, (30/1). TEMPO/Dasril Roszandi

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, (30/1). Akil Mochtar menjadi saksi sidang dengan terdakwa Chairun Nisa, terkait kasus dugaan suap pengurusan sengketa pilkada Gunung Mas Kalimantan Tengah. TEMPO/Dasril Roszandi

Akil Mochtar (kanan) memasuki ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, (30/1). Akil menjadi saksi kasus suap pengurusan sengketa pilkada Gunung Mas Kalimantan Tengah dengan terdakwa Chairun Nisa. TEMPO/Dasril Roszandi