Terdakwa kasus kejahatan tak senonoh di Jakarta International School (JIS), Afrisca Setyani, menjalani sidang pembacaan putusan atau vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 22 Desember 2014. Afrisca Setyani divonis pidana penjara 7 tahun dengan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan penjara. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

Terdakwa kasus kejahatan tak senonoh di Jakarta International School (JIS), Virgiawan Amin menjalani sidang pembacaan putusan atau vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 22 Desember 2014. Virgiawan Amin divonis pidana penjara 8 tahun dengan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan penjara. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

Terdakwa kasus kejahatan tak senonoh di Jakarta International School (JIS), Agun Iskandar (kiri) diberi semangat sebelum jalani sidang pembacaan putusan atau vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 22 Desember 2014. Agun Iskandar divonis pidana penjara 8 tahun dengan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan penjara. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

Terdakwa kasus kejahatan tak senonoh di Jakarta International School (JIS), Afrisca Setyani sebelum jalani sidang pembacaan putusan atau vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 22 Desember 2014. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

Terdakwa kasus kejahatan tak senonoh di Jakarta International School (JIS), Afrisca Setyani jalani sidang pembacaan putusan atau vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 22 Desember 2014. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

Terdakwa kasus kejahatan tak senonoh di Jakarta International School (JIS), Zainal Abidin (kiri) dan Virgiawan Amin (kanan) sebelum menjalani sidang pembacaan putusan atau vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 22 Desember 2014. Mereka divonis pidana penjara 8 tahun dengan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan penjara. TEMPO/M IQBAL ICHSAN