Puluhan warga mengarak patung ogoh-ogoh menyerupai Abu Rizal Bakrie, saat aksi memperingati 9 Tahun semburan lumpur Lapindo, di titik tanggul 21 Desa Siring, Kecamatan Porong, Sidoarjo, 29 Mei 2019. Dalam aksi tersebut mereka menuntut pemerintah maupun PT. Minarak Lapindo, untuk segera melunasi ganti rugi korban yang masuk dalam peta area terdampak. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Monumen tragedi lumpur Lapindo yang terpasang, di titik tanggul 21 Desa Siring, Kecamatan Porong, Sidoarjo, 29 Mei 2015. Monumen tersebut didirikan untuk mengenang, tragedi meluapnya lumpur dari pusat tambang milik PT. Minarak Lapindo. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Warga mengangkat ogoh-ogoh berbentuk Abu Rizal Bakrie, kegiatan ini untuk memperingati 9 tahun tragedi lumpur lapindo yang tidak kunjung terselsaikan. Porong, Sidoarjo, 29 Mei 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Memperingati tragedi lumpur lapindo, puluhan warga menciptakan ogoh-ogoh yang menyerupai wajah Abu Rizal Bakrie. Tidak jauh dari ogoh-ogoh, terdapat sebuah patung yang menggambarkan penderitaan warga korban lumpur lapindo. Porong, Sidoarjo, 29 Mei 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Warga menaburkan bunga pada patung ogoh-ogoh, menyerupai Abu Rizal Bakrie. Dalam aksi tersebut mereka menuntut pemerintah, maupun PT. Minarak Lapindo untuk segera melunasi ganti rugi korban yang masuk dalam peta area terdampak. Porong, Sidoarjo, 29 Mei 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Puluhan warga mengarak patung ogoh-ogoh, menyerupai Abu Rizal Bakrie saat peringatan 9 Tahun semburan lumpur Lapindo, di titik tanggul 21 Desa Siring, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, 29 Mei 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat