Warga melihat dari dekat pusat semburan Lumpur Lapindo di titik 25, desa Renokenongo, Porong, Sidoarjo, Jatim, 29 Mei 2015. Lumpur yang menyembur sejak tahun 2006 ini telah menenggelamkan 4 desa dan ribuan warga harus mengungsi dan pindah. FULLY SYAFI

Hamparan lumpur kering di pusat semburan Lumpur Lapindo di titik 25, desa Renokenongo, Porong, Sidoarjo, 29 Mei 2015. Catatan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), volume semburan pada enam tahun terakhir, masih pada kisaran 30.000-60.000 meter kubik per hari. FULLY SYAFI

Asap putih pekat keluar dari pusat semburan Lumpur Lapindo di titik 25, desa Renokenongo, Porong, Sidoarjo, 29 Mei 2015. Volume tersebut turun karena pada dua tahun pertama sejak 2006 sempat mencapai 100.000 meter kubik per hari. FULLY SYAFI

Sejumlah warga berfoto di sisi tanggul pusat semburan Lumpur Lapindo di titik 25, desa Renokenongo, Porong, Sidoarjo, 29 Mei 2015. FULLY SYAFI