Warga India yang menjadi buronan negaranya, Rajendra Sadashiv Nikalje, digiring polisi menuju kendaraan di Mapolda Bali, Denpasar, Bali, 5 November 2015. AP/Firdia Lisnawati

Warga India yang menjadi buronan negaranya, Rajendra Sadashiv Nikalje (tengah), digiring polisi menuju kendaraan di Mapolda Bali, Denpasar, Bali, 5 November 2015. ANTARA/Wira Suryantala

Warga India yang menjadi buronan negaranya, Rajendra Sadashiv Nikalje (tengah), digiring polisi menuju kendaraan di Mapolda Bali, Denpasar, Bali, 5 November 2015. Rajendra Sadashiv Nikalje alias Chhota Rajan yang ditangkap karena terlibat kriminalitas di negaranya tersebut dideportasi melalui Bandara Ngurah Rai Bali. ANTARA/Wira Suryantala

Warga India yang menjadi buronan negaranya, Rajendra Sadashiv Nikalje (tengah), digiring polisi menuju kendaraan di Mapolda Bali, Denpasar, Bali, 5 November 2015. AP/Firdia Lisnawati

Warga India yang menjadi buronan negaranya, Rajendra Sadashiv Nikalje (tengah), digiring polisi menuju kendaraan di Mapolda Bali, Denpasar, Bali, 5 November 2015. Rajendra Sadashiv Nikalje alias Chhota Rajan yang ditangkap karena terlibat kriminalitas di negaranya tersebut dideportasi melalui Bandara Ngurah Rai Bali. ANTARA/Wira Suryantala

Buronan asal India, Rajendra Sadashiv Nikalje atau "Chotta Rajan," (tengah) digiring petugas kepolisian saat menuju kendaraan saat akan di deportasi di Bali, 5 November 2015. Nikalje ditangkap karena terlibat kriminalitas di negaranya. AP/Firdia Lisnawati