Kapal selam Jerman, U-212A sangat senyap sehingga sulit dideteksi musuh dan mampu menyelam hingga dua minggu tanpa muncul ke permukaan, karena telah menggunakan sistem air-independent propulsion (AIP). Kapal selam ini mampu berlayar hingga 50 hari. U-212A dilengkapi enam tabung peluncur torpedo 533 mm untuk menembakkan terpedo kelas berat DM2A4, terpedo Black Shark, dan rudal IDAS. Jerman kemudian membuat versi eksport yaitu U-214 yang mampu menyelam hingga kedalaman 400 m. wikipedia.org

Kapal selam kelas Lada atau Project 677menggunakan propulsi diesel elektrik dikombinasi dengan sistem air independent propulsion (AIP) yang sangat senyap. Rusia mengklaim kapal selam ini lebih senyap dari pada kelas Kilo. Lada mampu berlayar hingga 45 hari dan menyelam sampai kedalaman 300 m. Project 677 dilengkapi enam tabung torpedo yang dapat meluncurkan torpedo, rudal jelajah Alfa (SS-N-27 Sizzler), dan rudal anti kapal Oniks (SS-N-26). Rusia kemudian membuat Lada versi ekspor yang disebut kelas Amur (Amur-950 dan Amur-1650). wikipedia.org

Kapal selam Scorpene menggunakan propulsi diesel elektrik yang menggunakan air-independent propulsion (AIP) sehingga mampu menyelam lama. Kapal selam ini menggunakan sistem tempur Submarine Tactical Integrated Combat System (SUBTICS) canggih, sama dengan yang digunakan kapal selam nuklir Angkatan Laut Prancis. Scorpene memiliki enam tabung peluncur torpedo 533 mm, yang dapat menembakan torpedo kelas berat Black Shark atau rudal anti kapal Exocet SM.39. iadnews.in

Kelas Kilo merupakan kapal selam legenderis, yang dibuat sejak 1970-an hingga sekarang. Kapal selam ini sangat terkenal kesenyapannya, sehingga NATO menjulukinya "black holes in the ocean". Varian terakhir atau Project 636.3 Varshavyanka merupakan improve Kilo yang telah menggunakan air-indpendent propulsion sehingga dapt menyelam lama. Kilo mampu menyelam hingga kedalaman 300 meter dan membawa rudal anti kapal S klub dan topedo 533 mm. Kilo juga dilengkapi dengan rudal anti pesawat SA-N-8 Gremlin atau SA-N-10 Gimlet. taringa.net

Kapal selam Swedia kelas Sodermanland diluncurkan pada 1987 dan 1990, kemudian dipermodern dengan menambahkan sistem air-independent propulsion (AIP), pada 2000. Modernisasi sistem kontrol dan komando dilakukan, pada 2006, dan sistem navigasi diupgrade, pada 2010. Sodermanland dilengkapi dengan enam tabung torpedo 533 mm dan tiga tabung torpedo 400 mm untuk menembakan torpedo kelas berat anti kapal permukaan Type 613, dan torpedo ringan anti kapal selam Type 43. naval-technology.com

Soryu merupakan kapal selem terbesar dan termodern Jepang. Kapal selam diesel elektrik ini menggunakan sistem air-independent propulsion (AIP) Stirling buatan Swedia. Soryu memiliki desain hidrodinamik, lambungnya dilapisi dengan lapisan anechoic dan interior menggunakan peredam suara, sehingga senyap dan sulit dideteksi. Kapal selam ini dapat menyelam hingga kedalaman 500 m, dilengkapi dengan enam tabung torpedo 533 mm untuk menembakkan torpedo Type 89 dan rudal anti kapal UGM-84 Sub-Harpoon. seaforces.org