Seniman tari topeng menaburkan bunga ke makam Maestro Topeng Malangan, Mbah Karimoen saat ritual Ruwatan Topeng Malangan di Desa Kedungmonggo, Kec. Pakisaji, Malang, Jawa Timur, 28 Desember 2016. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Cucu pertama Maestro Topeng Malangan Mbah Karimoen, Suroso (tengah) memimpin doa saat ziarah ke makam Kakeknya, dalam ritual Ruwatan Topeng Malangan di Desa Kedungmonggo, Kec. Pakisaji, Malang, Jawa Timur, 28 Desember 2016. Ritual tahunan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur serta pelestarian seni topeng Malangan. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Sejumlah topeng karya Maestro Topeng Malangan, Mbah Karimoen saat ritual Ruwatan Topeng Malangan di Desa Kedungmonggo, Kec. Pakisaji, Malang, Jawa Timur, 28 Desember 2016. Seni topeng Malangan Desa Kedungmonggo telah berkembang sejak tahun 70an. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Seniman menampilkan tari topeng Malangan saat ritual Ruwatan Topeng Malangan di Punden Desa Kedungmonggo, Kec. Pakisaji, Malang, Jawa Timur 28 Desember 2016. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Seniman dan warga mengarak topeng karya Maestro Topeng Malangan, Mbah Karimoen saat ritual Ruwatan Topeng Malangan di Desa Kedungmonggo, Kec. Pakisaji, Malang, Jawa Timur 28 Desember 2016. TEMPO/Aris Novia Hidayat