Seniman Oen Linjang memainkan alat musik khas cina Tehyan dikawasan Neglasari, Tangerang, Banten, (29/1). Alat musik berbahan dasar kayu jati dan batok kelapa ini biasanya dimainkan sebagai pelengkap musik gambang keromong. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Oen Linjang seorang pengrajin alat musik Cina sedang membuat alat musik Tehyan di kawasan Cina Benteng Neglasari, Tangerang, Banten, (29/1). Alat musik ini banyak dipesan dari berbagai daerah menjelang perayaan Imlek. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Selain membuat alat musik Tekyan, Oen Linjang juga membuat alat musik gambang di kawasan Cina Benteng, Tangerang, Banten, (29/1). Semua alat musik Cina yang diproduksinya sendiri ini dijual milai dari harga 300 ribu hingga 500 ribu. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Sejumlah koleksi alat musik Tehyan beserta foto dan penghargaan yang diterima Oen Linjang di kawasan Cina Benteng Neglasari, Tangerang, Banten, (29/1). Oen Linjang dahulu merupakan seorang musisi gambang kromong. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Sejumlah peralatan yang digunakan untuk membuat ragam alat musik Cina di kawasan Cina Benteng Neglasari, Tangerang, Banten, (29/1). Alat musik Cina seperti Tehyan, Kong Ahyan, dan Sukong dijual mulai dari 300 ribu hingga 500 ribu. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Sebuah alat musik khas Cina Tehyan hasil buatan dari pengrajin Oen Linjang dikawasan Cina Benteng Neglasari, Tangerang, Banten, (29/1). Alat musik ini terbuat dari kayu jati dan batok kalapa. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat