Jumat, 21 September 2018

Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D. Yosetya (kiri) menerima pelampung kabel dari perwakilan ASC Matthew Shield sebagai simbol pendaratan kabel laut dari Australia ke Indonesia di Anyer, Banten, 5 Mei 2018. XL Axiata ikut serta dalam proyek pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) internasional bersama perusahaan telekomunikasi Vocus Group dan penyedia layanan dan produk jaringan bawah laut Alcatel Submarine Network. TEMPO/Muhammad Hidayat

Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D. Yosetya memegang kabel sebagai simbol pendaratan kabel laut dari Australia ke Indonesia di Anyer, Banten, 5 Mei 2018. Proyek yang akan memperkuat jaringan internet Indonesia ke jaringan global ini menghubungkan Australia-Indonesia-Singapura dengan Anyer, Banten, sebagai titik pendaratan. TEMPO/Muhammad Hidayat

Sejumlah petugas melakukan proses pendaratan kabel bawah laut proyek pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) internasional dari Australia ke Indonesia di Anyer, Banten, 5 Mei 2018. Kabel laut sepanjang 4.600 kilometer ini dijadwalkan beroperasi pada kuartal ketiga tahun 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

Petugas melakukan proses pendaratan kabel bawah laut proyek pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) internasional dari Australia ke Indonesia di Anyer, Banten, 5 Mei 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

Petugas melakukan proses pendaratan kabel bawah laut proyek pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) internasional dari Australia ke Indonesia di Anyer, Banten, 5 Mei 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

Sejumlah petugas melakukan proses pendaratan kabel bawah laut proyek pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) internasional dari Australia ke Indonesia di Anyer, Banten, 5 Mei 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat