Sejumlah orang memanfaatkan titik lokasi terdapat jaringan sinyal telekomunikasi atau penduduk desa biasa memberikan istilah membeli sinyal, di kawasan pegunungan Leuser, Desa Tampor Paloh, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Sabtu, 28 Juli 2019. TEMPO/Imam Sukamto

Sejumlah orang memanfaatkan titik lokasi terdapat jaringan sinyal telekomunikasi di kawasan pegunungan Leuser, Desa Tampor Paloh, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Sabtu, 28 Juli 2019. Tidak meratanya pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi, menyebabkan sebagian besar warga Aceh yang tinggal dipelosok desa terisolasi sulit untuk mendapatkan akses informasi dan komunikasi dengan dunia luar, selain itu menghambat perkembangan pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat. TEMPO/Imam Sukamto

Seorang orang warga memanfaatkan titik lokasi terdapat jaringan sinyal telekomunikasi di kawasan pegunungan Leuser, Desa Tampor Paloh, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Sabtu, 28 Juli 2019. Sedangkan Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di desa telah mencapai 75 persen. TEMPO/Imam Sukamto

Sejumlah orang warga meletakkan ponselnya pada batang pohon yang terdapat jaringan sinyal telekomunikasi atau penduduk desa biasa memberikan istilah membeli sinyal, di kawasan pegunungan Leuser, Desa Tampor Paloh, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Sabtu, 28 Juli 2019. TEMPO/Imam Sukamto

Dua orang warga memanfaatkan titik lokasi terdapat jaringan sinyal telekomunikasi atau penduduk desa biasa memberikan istilah membeli sinyal, di kawasan pegunungan Leuser, Desa Tampor Paloh, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Sabtu, 28 Juli 2019. TEMPO/Imam Sukamto