Petugas polisi menahan sejumlah aktivis Femen yang melakukan aksi telanjang dada terkait penggalian makam diktator Spanyol Francisco Franco selama pertemuan tahunan di Madrid, Spanyol, 24 November 2019. Aksi ini dilakukan oleh aktivis Femen sekaligus merayakan ulang tahun ke-44 Francisco Franco. REUTERS/Javier Barbancho

Petugas polisi menahan sejumlah aktivis Femen yang melakukan aksi telanjang dada terkait penggalian makam diktator Spanyol Francisco Franco selama pertemuan tahunan di Madrid, Spanyol, 24 November 2019. Spanyol memindahkan makam Jenderal Francisco Franco dari mausoleum di kompleks Valley of the Fallen di luar ibu kota Madrid dan dipindahkan ke makam pribadi keluarga di sebuah pemakaman dekat dengan Ibu Kota. REUTERS/Javier Barbancho

Petugas polisi menahan sejumlah aktivis Femen yang melakukan aksi telanjang dada terkait pemindahan makam diktator Spanyol Francisco Franco selama pertemuan tahunan di Madrid, Spanyol, 24 November 2019. Pemindahan itu dilakukan setelah keluarga almarhum Franco kalah dalam pertarungan di pengadilan yang berjalan sangat lama atas tempat peristirahatannya. REUTERS/Javier Barbancho

Petugas polisi menahan sejumlah aktivis Femen yang melakukan aksi telanjang dada terkait pemindahan makam diktator Spanyol Francisco Franco selama pertemuan tahunan di Madrid, Spanyol, 24 November 2019. REUTERS/Javier Barbancho

Petugas polisi menahan sejumlah aktivis Femen yang melakukan aksi telanjang dada terkait pemindahan makam diktator Spanyol Francisco Franco selama pertemuan tahunan di Madrid, Spanyol, 24 November 2019. REUTERS/Javier Barbancho

Petugas polisi menahan sejumlah aktivis Femen yang melakukan aksi telanjang dada terkait pemindahan makam diktator Spanyol Francisco Franco selama pertemuan tahunan di Madrid, Spanyol, 24 November 2019. REUTERS/Javier Barbancho