Dua keluarga mahasiswa Universitas Haluoleo Kendari, Almarhum Randi dan Yusuf Kardawi, usai melakukan pertemuan tertutup dengan wakil ketua KPK Saut Situmorang dan penyidik senior Novel Baswedan, di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 12 Desember 2019. Randi dan Yusuf menjadi korban dalam aksi unjuk rasa menolak revisi Undang-Undang KPK . TEMPO/Imam Sukamto

Dua keluarga mahasiswa Universitas Haluoleo Kendari, almarhum Randi dan Yusuf Kardawi, saat berkunjung ke gedung KPK, Jakarta, Kamis, 12 Desember 2019. Keluarga korban meminta bantuan KPK untuk menuntut keadilan atas kematian anak mereka dalam demonstrasi pada 26 September 2019. TEMPO/Imam Sukamto

Dua keluarga mahasiswa Universitas Haluoleo Kendari, almarhum Randi dan Yusuf Kardawi, saat berkunjung ke gedung KPK, Jakarta, Kamis, 12 Desember 2019. Kedatangan mereka dalam rangka meneruskan aspirasi yang diperjuangkan oleh Randi dan Yusuf dalam aksi unjuk rasa yang kemudian merenggut nyawa mereka. TEMPO/Imam Sukamto

Novel Baswedan bersama dua keluarga mahasiswa Universitas Haluoleo Kendari, almarhum Randi dan Yusuf Kardawi, saat berkunjung ke gedung KPK, Jakarta, Kamis, 12 Desember 2019. Keluarga korban meminta bantuan KPK untuk menuntut keadilan atas kematian anak mereka dalam demonstrasi pada 26 September 2019. TEMPO/Imam Sukamto

Keluarga Almarhum Randi dan Yusuf berjalan membawa foto korban usai melakukan pertemuan tertutup di gedung KPK, Jakarta, Kamis 12 Desember 2019. Kedatangan mereka dalam rangka meneruskan aspirasi yang diperjuangkan oleh Randi dan Yusuf dalam aksi unjuk rasa yang kemudian merenggut nyawa mereka. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (keenam kanan) bersama Istri aktivis HAM Munir Said Talib, Suciwati (kelima kanan) dan Keluarga Almarhum Randi dan Yusuf mengangkat tangan bersama usai melakukan pertemuan tertutup di gedung KPK, Jakarta, Kamis 12 Desember 2019. Kedatangan keluarga almarhum Randi dan Yusuf untuk meneruskan aspirasi yang diperjuangkan oleh Randi dan Yusuf dalam aksi unjuk rasa yang kemudian merenggut nyawa mereka. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja