Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjadi narasumber saat acara diskusi "Ngopi Bareng Presiden PKS" di DPP PKS, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Diskusi ini mengangkat tema "Sengketa Natuna dan Kebijakan Kelautan". TEMPO/Muhammad Hidayat

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (kiri) dan Presiden PKS Sohibul Iman saat acara diskusi "Ngopi Bareng Presiden PKS" di DPP PKS, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Dalam diskusi tersebut, Susi ditanya soal kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dinilai tidak selaras dengan kebijakannya ketika menjabat. TEMPO/Muhammad Hidayat

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (kiri) dan Presiden PKS Sohibul Iman saat acara diskusi "Ngopi Bareng Presiden PKS" di DPP PKS, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Terkait perbedaan kebijakan Menteri KKP saat ini, Edhy Prabowo, dia enggan mengomentari lebih lanjut. TEMPO/Muhammad Hidayat

Presiden PKS Sohibul Iman saat acara diskusi "Ngopi Bareng Presiden PKS" yang membahas sengketa Natuna dan kebijakan kelautan di DPP PKS, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Susi juga menegaskan bahwa setiap kebijakan dan program menteri pasti diselaraskan dengan visi dan misi presiden. TEMPO/Muhammad Hidayat

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat acara diskusi "Ngopi Bareng Presiden PKS" di DPP PKS, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Edhy Prabowo dan Susi memiliki pandangan berbeda di beberapa persoalan kelautan dan perikanan, seperti soal ekspor benih lobster hingga sikap terhadap masuknya kapal Cina di perairan Natuna. TEMPO/Muhammad Hidayat

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (kiri) dan Presiden PKS Sohibul Iman saat acara diskusi "Ngopi Bareng Presiden PKS" di DPP PKS, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat