Seorang mahasiswa Korea Selatan mencukur kepalanya saat memprotes keputusan Jepang untuk membuang air yang terkontaminasi dari pembangkit nuklir Fukushima yang lumpuh ke laut, di depan Kedutaan Besar Jepang, di Seoul, Korea Selatan, 20 April 2021. REUTERS/Kim Hong-ji

Seorang mahasiswa Korea Selatan mencukur kepalanya saat memprotes keputusan Jepang untuk membuang air yang terkontaminasi dari pembangkit nuklir Fukushima yang lumpuh ke laut, di depan Kedutaan Besar Jepang, di Seoul, Korea Selatan, 20 April 2021. REUTERS/Kim Hong-ji

Seorang mahasiswa Korea Selatan mencukur kepalanya saat memprotes keputusan Jepang untuk membuang air yang terkontaminasi dari pembangkit nuklir Fukushima yang lumpuh ke laut, di depan Kedutaan Besar Jepang, di Seoul, Korea Selatan, 20 April 2021. REUTERS/Kim Hong-ji

Seorang mahasiswa Korea Selatan mencukur kepalanya saat memprotes keputusan Jepang untuk membuang air yang terkontaminasi dari pembangkit nuklir Fukushima yang lumpuh ke laut, di depan Kedutaan Besar Jepang, di Seoul, Korea Selatan, 20 April 2021. REUTERS/Kim Hong-ji

Seorang mahasiswa Korea Selatan mencukur kepalanya saat memprotes keputusan Jepang untuk membuang air yang terkontaminasi dari pembangkit nuklir Fukushima yang lumpuh ke laut, di depan Kedutaan Besar Jepang, di Seoul, Korea Selatan, 20 April 2021. REUTERS/Kim Hong-ji

Seorang mahasiswa Korea Selatan mencukur kepalanya saat memprotes keputusan Jepang untuk membuang air yang terkontaminasi dari pembangkit nuklir Fukushima yang lumpuh ke laut, di depan Kedutaan Besar Jepang, di Seoul, Korea Selatan, 20 April 2021. REUTERS/Kim Hong-ji