Sejumlah poster berisi tuntutan terpampang di depan gerbang Gedung Kementerian Pertanian pada aksi peringatan Hari Tani Nasional, Jakarta, Jumat, 24 September 2021. TEMPO/Daniel Christian D.E

Sejumlah aktivis tani memimpin longmarch saat aksi Hari Tani Nasional di Padang, Sumatera Barat, Jumat 24 September 2021. Aliansi Petani Sumbar meliputi Aliansi BEM Sumbar, Serikat Petani Indonesia dan LBH Padang melakukan aksi bersama salah satunya menuntut pemerintah daerah untuk percepatan penyelesaian konflik agraria di daerah itu dan menghentikan kriminalisasi terhadap petani. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Mahasiswa melakukan longmarch saat aksi Hari Tani Nasional di Padang, Sumatera Barat, Jumat 24 September 2021. Aliansi Petani Sumbar meliputi Aliansi BEM Sumbar, Serikat Petani Indonesia dan LBH Padang melakukan aksi bersama salah satunya menuntut pemerintah daerah untuk percepatan penyelesaian konflik agraria di daerah itu dan menghentikan kriminalisasi terhadap petani. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Sejumlah massa dari Aliansi Mahasiswa Pertanian Indoneeia Wilayah II membawa poster berisi aspirasi pada aksi di depan gedung Kementrian Pertanian, Ragunan, Jakarta, Jumat, 24 September 2021. Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional yang jatuh pada tanggal 24 September. TEMPO/Daniel Christian D.E

Aktivis yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) D.I Yogyakarta melakukan aksi damai memperingati Hari Tani Nasional 2021 di Bundaran UGM, Sleman, D.I Yogyakarta, Jumat 24 September 2021. Dalam aksi itu mereka menuntut pemerintah untuk menaikan subsidi sarana dan prasarana pertanian, menghentikan segala bentuk monopoli dan perampasan tanah serta mengembalikan sistem pertanian organik. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Aktivis yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) D.I Yogyakarta melakukan aksi damai memperingati Hari Tani Nasional 2021 di Bundaran UGM, Sleman, D.I Yogyakarta, Jumat 24 September 2021. Dalam aksi itu mereka menuntut pemerintah untuk menaikan subsidi sarana dan prasarana pertanian, menghentikan segala bentuk monopoli dan perampasan tanah serta mengembalikan sistem pertanian organik. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko