Seorang ibu mencuci pakaian keluarganya di kawasan barak pengungsi warga korban bencana tsunami pada 26 Desember 2014 di Barak Bakoy, Aceh Besar, 9 Desember 2014. Tempo/Dian Triyuli Handoko

Kawasan barak pengungsi yang dibangun pasca Tsunami untuk tempat tinggal sementara korban-korban Tsunami pada 26 Desember 2014 di Barak Bakoy, Aceh Besar, 9 Desember 2014. Warga telah tinggal selama 10 tahun di barak tersebut karna belum mendapatkan rumah bantuan dari pemerintah. Tempo/Dian Triyuli Handoko

Warga menunjukkan sebuah surat diperuntukkan bagi warga korban Tsunami yang belum mendapatkan tempat tinggal untuk menempati sementara barak pengungsian di Barak Bakoy, Aceh Besar, 9 Desember 2014. Tempo/Dian Triyuli Handoko

Seorang ibu menjemur pakaiannya di depan barak pengungsian yang ditempatinya semenjak 10 tahun lalu di Barak Bakoy, Aceh Besar, 9 Desember 2014. Tempo/Dian Triyuli Handoko

Seorang ibu memperlihatkan suasana dalam barak pengungsi yang dibangun pasca benjana Tsunami untuk menjadi tempat tinggal sementara warga korban Tsunami di Barak Bakoy, Aceh Besar, 9 Desember 2014. Tempo/Dian Triyuli Handoko

Seorang bocah bermain di depan barak pengungsi yang dibangun pasca benjana Tsunami untuk menjadi tempat tinggal sementara warga korban Tsunami di Barak Bakoy, Aceh Besar, 9 Desember 2014. Tempo/Dian Triyuli Handoko