Sejumlah warga negara asing (WNA) asal Taiwan membawa barang bawaanya saat dideportasi oleh Direktorat Reserse Kriminal umum Polda Metro Jaya di Bandara Seokarno Hatta, Tangerang, Banten, 8 September 2015. Sebanyak 64 WNA dideportasi terkait tindak kejahatan dunia maya. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

Petugas berjga-jaga dekat warga negara asing (WNA) asal Taiwan yang dideportasi oleh Direktorat Reserse Kriminal umum Polda Metro Jaya di Bandara Seokarno Hatta, Tangerang, Banten, 8 September 2015. Sebanyak 64 WNA dideportasi terkait tindak kejahatan dunia maya. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

Puluhan warga negara asing (WNA) asal Taiwan menunggu saat akan dideportasi oleh Direktorat Reserse Kriminal umum Polda Metro Jaya di Bandara Seokarno Hatta, Tangerang, Banten, 8 September 2015. Sebanyak 64 WNA dideportasi terkait tindak kejahatan dunia maya. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

Petugas berjaga-jaga saat sejumlah warga negara asing (WNA) asal Taiwan dideportasi oleh Direktorat Reserse Kriminal umum Polda Metro Jaya di Bandara Seokarno Hatta, Tangerang, Banten, 8 September 2015. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Sejumlah warga negara asing (WNA) asal Taiwan duduk dibelakang kopernya saat akan dideportasi oleh Direktorat Reserse Kriminal umum Polda Metro Jaya di Bandara Seokarno Hatta, Tangerang, Banten, 8 September 2015. Sebanyak 64 WNA dideportasi oleh Direktorat Reserse Kriminal umum Polda Metro Jaya. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Warga negara asing (WNA) asal Taiwan dideportasi oleh Direktorat Reserse Kriminal umum Polda Metro Jaya di Bandara Seokarno Hatta, Tangerang, Banten, 8 September 2015. Sebanyak 64 WNA dideportasi oleh Direktorat Reserse Kriminal umum Polda Metro Jaya yang berkerja sama dengan Dirjen Imigras terkait tindak kejahatan dunia maya. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat