Dua orang wisatawan duduk di depan bangunan Lawang Sewu, di Semarang, Jawa Tengah, 24 september 2018. Dahulu gedung ini merupakan kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS yang dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Tempo/Rully Kesuma

Seorang pengunjung berfoto di pintu lantai dua Lawang Sewu, Semarang, jawa Tengah. Lawang Sewu yang dulu sempat dikenal karena keangkerannya, sekarang wisatawan bisa menikmati keindahannya dan berkeliling di dalam gedung malam hari. Tempo/Rully Kesuma

Wisatawan berjalan di balkon lantai dua Lawang Sewu, Semarang. Disebut Lawang Sewu (dalam bahasa Indonesia : pintu seribu) karena mempunyai banyak pintu antar ruangan serta jendela yang tinggi dan lebar. Tempo/Rully Kesuma

Sebuah acara Gala Dinner digelar di halaman belakang Lawang Sewu, Semarang, Jawa Tengah. Lawang Sewu merupakan salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang yang dilindungi perintah kota Semarang. Tempo/rully Kesuma

Pengunjung berfoto di sebuah ruangan yang bercerita tentang pertempuran di Lawang Sewu, Semarang. Gedung tua ini menjadi lokasi pertempuran yang hebat antara pemuda AMKA atau Angkatan Muda Kereta Api melawan Kempetaidan Kidobutai, Jepang. Tempo/Rully Kesuma

Dua wisatawan berkeliling di salah satu ruangan di lantai dua Lawang Sewu, Semarang. Setelah direnovasi, gedung yang dulunya sempat dikenal angker ini menjadi salah satu tujuan wisata malam di Semarang. Tempo/Rully Kesuma