Komet Neowise atau C/2020 F3 (tengah atas berwarna hijau) terlihat di atas langit Pantai Pererenan, Kabupaten Badung, Bali, Jumat, 24 Juli 2020. Komet yang dapat terlihat dari Bumi 6.800 tahun sekali itu dapat diamati pada arah barat laut atau di rasi bintang Ursa Mayor sekitar setengah jam setelah terbenamnya matahari. Johannes P. Christo

Komet Neowise atau C/2020 F3 (tengah atas berwarna hijau) melintasi di atas Pantai Pererenan, Kabupaten Badung, Bali, Jumat, 24 Juli 2020. Benda angkasa yang langka ini dapat dilihat di Indonesia sejak tanggal 21 sampai 26 Juli, namun tingkat kecerahannya akan semakin meredup. Johannes P. Christo

Komet Neowise atau C/2020 F3 terekam melalui teleskop melintasi langit di Imah Noong Observatorium, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis, 23 Juli 2020. Komet Neowise yang memiliki periode orbit yakni 6.800 tahun tersebut melintasi titik terdekat mencapai 103,5 juta kilometer dari bumi. ANTARA/Novrian Arbi

Peneliti astronomi memantau lintasan Komet Neowise atau C/2020 F3 menggunakan teleskop di Imah Noong Observatorium, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis, 23 Juli 2020. Komet ini bisa dilihat menggunakan kamera digital, binokular atau teleskop hingga mata telanjang sampai akhir Juli mendatang. ANTARA/Novrian Arbi

Peneliti astronomi memantau lintasan Komet Neowise atau C/2020 F3 menggunakan teleskop di Imah Noong Observatorium, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis, 23 Juli 2020. ANTARA/Novrian Arbi