Minggu, 20 September 2020

Cuplikan video saat Israa Seblani berpose saat syuting dokumentasi pernikahannya sebelum terjadi ledakan di area pelabuhan Beirut, di Beirut, Lebanon, Selasa, 4 Agustus 2020. Ia bersama suami dan fotografer berhasil lolos dari maut dan tidak mengalami luka berarti. Mahmoud Nakib via REUTERS

Israa Seblani berfoto di tempat yang sama dengan pengambilan video dokumentasi pernikahannya yang sempat terkena dampak ledakan di kawasan pelabuhan Beirut, Lebanon, 5 Agustus 2020. Pengantin baru ini lolos dari maut dan meski berada di dekat lokasi ledakan. REUTERS/Yara Abi Nader

Suasana saat ledakan terjadi di tengah syuting video pernikahan Israa Seblani di area pelabuhan Beirut, di Beirut, Lebanon, Selasa, 4 Agustus 2020. Israa merupakan seorang dokter yang tinggal bekerja di Amerika Serikat yang sedang pulang kampung untuk menikah. Mahmoud Nakib via REUTERS

Seorang pria membantu Israa Seblani menuju tempat yang aman pasca ledakan di area pelabuhan Beirut, Lebanon, Selasa, 4 Agustus 2020. Ledakan ini menewaskan sedikitnya 135 orang dan sekitar 5.000 lainnya terluka. Mahmoud Nakib

Israa Seblani mengunjungi lokasi yang sama tempat ia syuting video pernikahannya di saat terjadinya ledakan di area pelabuhan Beirut, di Beirut, Lebanon, Rabu, 5 Agustus 2020. Meski sempat terguncang, Israa ikut membantu merawat korban ledakan yang terluka. REUTERS/Yara Abi Nader

Israa Seblani dan suaminya, Ahmad Subeih mengunjungi lokasi yang sama tempat ia syuting video pernikahannya yang terdampak ledakan di area pelabuhan Beirut, di Beirut, Lebanon, Rabu, 5 Agustus 2020. Ahmad berniat menunggu visa untuk dapat tinggal di Amerika Serikat bersama istrinya. REUTERS/Yara Abi Nader